kabarMagelang.com__Toko pertanian Arto Mart Co
Managed With Crowde membuka gerai ke-12 di Jalan Magelang-Salatiga, tepatnya Dusun
Wonosuka, Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Toko yang diberi nama Arto Mart Pakis
ini menjadi toko pertanian modern pertama yang buka 24 jam, sehingga bisa
melayani kebutuhan pertanian setiap saat.
Arto
Mart Pakis resmi di-launching pada Senin (30/10/2023) dan dihadiri oleh
Direktur Utama PT. CROWDE Membangun Bangsa, Yohanes Sugihtononugroho; serta perwakilan
wakil Menteri Pertanian. Turut hadir, juga
Anom Reksodirdjo; dan sejumlah relasi, Kepala Desa Tegalrejo, Agung Priambodo;
serta sejumlah tamu undangan lain.
Kepala
Toko Arto Mart Pakis, Imam Piterson menjelaskan toko ini menjadi toko pertanian
pertama di kawasan tersebut yang beroperasi 24 jam.
“Kami
menyadari kebutuhan petani akan sarana prasarana pertanian itu tidak mengenal
waktu. Jadi kalau malam-malam pengen menyiram besok pagi, beli pupuknya kan
subuh-subuh, nah kami sudah buka,” katanya.
Dia
menegaskan Arto Mart Pakis siap bermitra dengan petani dengan men-support
sarana prasarana pertanian mulai penyediaan benih, pupuk, alat pertanian,
bahkan siap memasarkan hasil produksi petani.
“Jika
ada petani yang membutuhkan keperluan tanam, Arto Mart juga siap memberikan pendampingan
pada petani,” jelas Imam.
Pendampingan
kepada petani dilakukan menggunakan sistem modern, seperti penggunaan alat-alat
modern dan sistem pertanian yang dengan teknologi terkini.
“Petani
tidak hanya didampingi melalui konsultasi, tetapi tenaga ahli dari Arto Mart
siap turun langsung ke lahan pertanian,” ujarnya.
Sebagai
toko pertanian modern, Arto Mart menerapkan sistem pertanian digital. Toko Arto
Mart berkonsep toko modern dengan produk yang lengkap dan murah.
“Pendampingan
kepada petani juga menerapkan sistem pertanian modern untuk mendapatkan hasil
pertanian yang lebih baik,” kata Imam.
Yohanes
Sugihtononugroho mengungkapkan CROWDE adalah perusahaan pertanian berbasis
digital, yang membantu petani agar memiliki akses terhadap modal dan suplai
sarana produksi (saprodi) pertanian. CROWDE memberikan knowledge (pelajaran),
pendampingan dan semangat kepada petani agar menerapkan digitalisasi pertanian.
“Tujuannya
adalah mendukung rantai pasok produk pertanian yang selama ini banyak
menghadapi kendala, seperti di Tegalrejo ini. Kami percaya teknologi bisa
membangu petani membuka akses dan memperluas jaringan pertanian,” terangnya.
Dengan
di-manage oleh CROWDE, akan memberi semangat dan pondasi kerja sama antara Arto
Mart dan petani, melalui komitmen Arto Mart untuk terus membantu memfasilitasi
petani agar memiliki akses pendanaan dan penjualan.
Anom
Reksodirdjo mewakili tamu undangan menambahkan Arto Mart
adalah bukti bahwa teknologi dapat mendukung pertanian.
“Dukungan
terhadap pertanian akan meningkatkan ketersediaan pangan dan mendukung
ketahanan pangan nasional,” katanya.
Sementara
Kepala Desa Tegalrejo, Agung Prambodo menambahkan kehadiran Arto Mart akan
sangat bermanfaat bagi petani setempat. Ia berharap kehadiran Arto Mart bisa
memberikan masukan dan bimbingan menuju pertanian yang modern, sehingga ke
depan, akan berdampak pada majunya pertanian di Tegalrejo.
“Petani
yang kemarin dengan sistem manual dan sederhana, kini menuju modern. Dengan
penyediaan pupuk, diharapkan bisa menjawab kebutuhan petani sehingga ke depan
betul-betul menjadi petani yang maju dan ikut andil dalam mnejaga ketahanan
pangan,” harapnya.(kmgl/az).

Leave a comment