kabarMagelang.com__Pertanian mempunyai peranan penting dan
sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional, terutama mewujudkan
ketahanan pangan, peningkatan daya saing, penyerapan tenaga kerja dan
penanggulangan kemiskinan. Hal ini disampaikan oleh Pj Bupati Magelang Sepyo
Achanto saat menghadiri acara penyerahan tanaman cabai kegiatan pengembangan
komoditas strategis pertanian di Polbangtan Yogyakarta Magelang (Yoma),
Tegalrejo, Kamis (1/2/2024).
Menurut Sepyo, penyerahan sebanyak
15.000 tanaman cabai pada hari ini bukan hanya sekedar simbolisasi, tetapi juga
sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendukung produksi pertanian sebagai
salah satu sektor yang sangat penting.
“Melalui kegiatan ini saya
berharap dapat menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik, meningkatkan
pendapatan petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harap
Sepyo.
Secara luas, penyerahan cabai ini
dilandasi upaya untuk memperkuat integrasi sosial dalam kehidupan masyarakat,
meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan pertanian,
khususnya ketahanan pangan, serta meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat
agar mampu membangun diri dan lingkungan secara mandiri.
“Saya pesan kepada para penerima
bantuan tanaman cabai ini, agar memanfaatkan dan mengelola tanaman cabai dengan
sebaik-baiknya sehingga diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani
lainnya,” pesan Sepyo.
Terakhir, Sepyo meminta agar para
petani dan masyarakat luas pada umumnya untuk bisa memberdayakan dan
mengoptimalkan bidang tanah yang dimilikinya untuk ditanami apa saja yang bisa
dimanfaatkan sehari-hari, seperti tanaman cabai salah satunya.
“Paling tidak pada saat harga
cabai tinggi, kita bisa mengambil langsung dari pekarangan kita sendiri,”
katanya.
Sementara Direktur, Polbangtan Yoma,
Bambang Sudarmanto menyampaikan bahwa bibit cabai adalah salah satu dari
komoditas strategis yang dicanangkan oleh Presiden maupun Kementerian
Pertanian, disamping komoditas padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang
putih, tebu, kemudian daging sapi dan kerbau.
Oleh karena itu, ia berharap agar
masyarakat bisa ikut berkontribusi untuk memaksimalkan bidang tanah yang kosong
untuk pertanian salah satunya dengan sistem polibag ataupun yang lebih
sederhana dengan media tanah.
“Apalagi untuk di wilayah
Kabupaten Magelang ini yang wilayahnya terdiri dari pegunungan dengan suhu
dingin sehingga sangat mendukung hortikultura sayur-sayuran utamanya tanaman
cabai,” ungkap, Bambang.
Untuk diketahui bahwa, program
penanaman cabai di pekarangan oleh Kementerian Pertanian ini dilaksanakan di 33
Provinsi di seluruh Indonesia dengan target penanaman 1 juta pohon cabai.(haq).

Leave a comment