Mungkid, kabarMagelang.com__Polresta Magelang mengamankan seorang pelajar
SMA di Kecamatan Kajoran yang akan melakukan tawuran, Rabu (3/7/2024) sekira
pukul 23.30. Dia adalah FTF (19) warga Kecamatan
Salaman, Magelang dengan barang bukti 3 buah senjata tajam jenis celurit.
Kasus tersebut terungkap saat anggota Syber Polresta Magelang mengendus
FTF bersama rekan-rekanya live IG hendak melakukan tawuran dengan kelompok Kaum
Misteri sambil minum minuman keras.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Musthofa melalui Kasatreskrim
Polresta Magelang Kompol Rifald Constatian Baba mengungkap, mendapati informasi
dari Anggota Cyber Polresta Magelang, pihaknya bersama Kasatsamapta Polresta
Magelang langsung melaksanakan tugas rutin yang dioptimalkan dan tugas penegakkan
hukum dengan sasaran para terduga yang akan melakukan tawuran.
“Setelah mendapat informasi tersebut kita langsung melakukan
operasi menuju ke arah titik lokasi yang digunakan untuk live IG melakukan
tantangan tawuran. Berkat kerjasama tim Polrseta Magelang dan masyarakat sehingga
berhasil mengamankan pelaku,” ungkapnya di Mapolresta Magelang, Kamis
(4/7/2024).
Dia menyebutkan bahwa kelompok dengan akun IG “Boys Young Independent”
saat melakukan tantangan terdiri dari tiga orang. Namun yang menguasai sajam
hanya FTF. Barang bukti sajam berhasil diamankan petugas tersebut dirumah FTF.
“Tiga sajam tersebut semuanya jenis celurit dengan ukuran, 110 cm,
100 cm, dan 85 cm. ketiga celurit ini ditemukan dirumah FTF yang disimpan
dibawah Kasur,” jelasnya,
“FTF melanggar pasal 2 ayat
1 Undang-undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951. Ancaman hukumanya Maksimal 10
Rahun penjara,” tegas Rifald.
Rifald menegaskan akan
terus melakukan pemantauan akun akun dari kelompok yang sering melakukan live tantangan
tawuran.
“Dimanapun tayang live IG
tawuran pasti akan kami kejar sampai kemanapun. Komitmen Polersta Magelang
terus menegakan hukum setegas tegasnya,” ujarnya.
Sementara FTF alias Pebik
yang bestatur Klas 3 SMA di Salaman mengaku pernah melakukan ajakan tawuran
melalui Akun IG Bos Young Independen sebanyak 4 kali yakni dengan kelompok Purworejo,
Kajoran dan Bandongan.
“Saya pernah melakukan
tantangan sebayak 4 kali. Namun tawuran tidak pernah terjadi, karena setelah
didatangi selalu tidak ketemu,” katanya.(haq).


Leave a comment